Untuk dibaca hari Selasa, 31 Mei 2016
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Tiga hari yang lalu tepatnya hari sabtu tanggal 28 Mei 2016, disela-sela kesibukanku mengerjakan Tugas Akhir aku sempatkan menulis sepucuk surat ini untukmu. Sengaja memang baru aku posting hari ini karna aku tahu hari ini adalah hari yang sangat spesial bagimu, di hari ini usiamu tepat menginjak 21 tahun. Ngomong-ngomong udah gabisa dibilang ABG lagi ya? Hehe. Tapi juga belom bisa dikatakan dewasa. Usia seseorang memang tidak bisa menjadi patokan apakah orang tersebut sudah dewasa dalam pemikirannya atau belom. Jadi itu ga penting yah :) Namun, semoga kau bisa menjadi lebih dewasa dari sebelumnya dan tentunya menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Sebenarnya sejak perkenalan kita setahun yang lalu banyak sekali yang ingin aku bicarakan langsung padamu. Namun karna banyak hal yang aku pertimbangkan aku tak sanggup untuk bicara langsung, menatap wajahmu. Kamu tahu kan aku bukan orang yang bisa dengan mudahnya mengungkapkan perasaan pada seseorang yang spesial dihatiku, maaf aku gengsi. Dan hari ini aku pun sangat ingin memberikan ucapan langsung, menyalami tanganmu. Hmmm.. sekali lagi semua itu belom bisa aku wujudkan. Mungkin suatu saat nanti.. semoga ya.. aamiin. Kamu pasti tahu alasannya apa kan.. Ada hati yang harus aku jaga.. Karna aku tak bisa mengucapkan langsung padamu dari mulutku maka tulisan ini lahir. Mau ngucapin langsung atau tidak bukan menjadi masalah. Karena yang terpenting adalah doa. Doa dapat menghubungkan seberapapun jauh jarak kita. Doa adalah kado terindah apalagi jika doa itu tulus dari hati yang paling dalam. Yang langsung aku minta kepada-Nya khusus untukmu.
Malam kelam semakin mencekam..
Rindu hati untukmu..
Dimalam yang sunyi ini..
Kulantunkan irama 'tuk temani lelapmu..
Dan aku ucapkan Selamat Ulang Tahun untukmu..
Sekali lagi Barakallah Fii Umrik seseorang yang pernah menjadi spesial dihatiku. Tak pernahkah sedetik pun kau menyukaiku? Tak pernahkah sedetikpun wajahku ada di khayalanmu? Tak pernahkah kau membayangkan masa depanmu denganku? Aku harap semua itu pernah kau lakukan. Setidaknya perasaanku ini pernah kau balas walau hanya sedetik. Meski sekarang komunikasi kita tidak sesering dulu, setidaknya jika kau ada masalah kau masih mencariku bukan temanmu yang lain. Tidak bisa menjadi seseorang yang spesial dihatimu semoga masih bisa menjadi teman bahkan sahabat terbaikmu.
Big Hug for You! ({})
Salam manis semanis madu.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
22.00 |
Category:
Curhat
|
0
komentar

Comments (0)